{"id":2069,"date":"2022-08-08T09:26:29","date_gmt":"2022-08-08T09:26:29","guid":{"rendered":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/?p=2069"},"modified":"2022-08-08T09:31:07","modified_gmt":"2022-08-08T09:31:07","slug":"pipet-resam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/pipet-resam\/","title":{"rendered":"Pipet Resam"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized is-style-rounded\"><img loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2022\/08\/photo_6307684220851565235_y-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2071\" width=\"300\" height=\"300\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>PIPET RESAM<br><br>Pipet resam adalah sedotan yang terbuat dari tumbuhan resam (Dicranopteris<br>linearis syn. Gleichenia linearis) dan mulai digunakan beberapa masyarakat sebagai<br>pengganti pipet plastic sekali pakai. Munculnya ide pembuatan pipet resam ini diinisiasi<br>oleh Sahabat Alam Sungai Upangmenurut narasumber pembuat pipet resam, pembuatan<br>pipet ini bertujuan untuk memanfaatkan tumbuhan sebagai pengganti sedotan plastic sekali<br>pakai untuk mengurangi sampah plastic.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman resam merupakan jenis Pteridophyta (paku-pakuan\/pakis) yang biasa<br>tumbuh di tempat-tempat teduh, lembab, dan subur di daerah tropis dan subtropis. Nama<br>latin spesies ini adalah Dicranopteris linearis. Resam dikenal sebagai tumbuhan invasif,<br>masuk dalam jenis gulma (tanaman pengganggu), karena mendominasi permukaan tanah<br>menyebabkan tumbuhan lain terhambat pertumbuhannya. Habitatnya adalah tebing teduh<br>dan lembap mulai pada ketinggian 200m hingga 1500m di atas permukaan laut dengan<br>tinggi tanaman dapat mencapai 1,5 meter. Paku-pakuan ini tumbuh melilit dan bercabang,<br>akarnya tumbuh di dekat permukaan tanah dan keluar batang keras yang tumbuh keatas.<br>Tumbuhan ini mudah dikenal karena peletakan daunnya yang menyirip berjajar dua dan<br>tangkainya bercabang mendua (dikotom). Persebaran tumbuhan ini dapat diidentifikasi di<br>daerah tropis dan subtropis, tersebar di asia dan pasifik.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, tanaman resam yang dianggap sebagai tanaman liar dan pengganggu di<br>habitatnya ini, ternyata bisa dimanfaatkan untuk dibuat menjadi kopiah atau peci yang<br>sangat terkenal sebagai oleh-oleh khas Bangka.<br><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cara Pembuatan<\/strong><br>Pembuatan pipet resam cukup mudah dan cepat. Alat yang dibutuhkan yaitu pisau<br>untuk memotong batang pohon resam dan cutter untuk menghaluskan ujung-ujung dari<br>pipet. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memotong batang resam yang tidak<br>terlalu tua dan tidak terlalu muda dengan tujuan memperoleh batang yang kuat dan<br>memudahkan dalam mengeluarkan isian batang resam. Potong batang resam dengan<br>panjang sekitar 15-20 cm kemudian keluarkan isian batang dengan mematahkan ujung<br>batang bagian luar dengan menggunakan pisau dan menarik keluar isian batang agar bisa<br>dijadikan pipet. Setelahnya haluskan ujung-ujung pipet dengan menggunakan cutter agar<br>tidak melukai bibir saat digunakan.<br>Tanaman resam sendiri terdiri dari berbagai jenis yang bermacam termasuk dalam<br>ukuran diameternya juga beragam. Hampir semua jenis resam batangnya dapat digunakan<br>sebagai pipet. Dengan beragamnya ukuran batang resam ini dapat menambah nilai fungsi<br>sebagai pipet.<br><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Potensi<\/strong><br>Kesadaran masyarakat terhadap penggunaan barang-barang ramah lingkungan<br>mulai terlihat dari munculnya gerakan ramah lingkungan salah satunya yaitu mengurangi<br>penggunaan sedotan plastic. Selain peluang yang cukup meyakinkan dari kesadaran<br>masyarakat itu sendiri, ada banyak potensi yang bisa digali lagi dari pipet resam ini yaitu:<br>a. Bahan yang mudah didapatkan<br>Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan pipet resam ini hanyalah batang resam<br>yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Tanaman resam cukup mudah<br>ditemukan di daerah Bangka khususnya di daerah perkebunan sawit karena resam<br>termasuk tanaman gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan sawit sehingga<br>banyak dibabat habis dan dibuang begitu saja. Padahal dengan adanya pemanfaatan<br>batang resam yang dijadikan pipet ini sangatlah berpeluang kedepannya.<br>b. Cara pembuatan yang mudah<br>Pembuatan pipet resam relative mudah karena tidak memerlukan alat berat dan<br>waktu yang lama. Alat yang digunakan juga tidak sulit ditemukan, seperti pisau dan<br>cutter. Setelah diperoleh batang resam yang akan dijadikan pipet hanya perlu<br>dihaluskan ujung-ujungnya dan tidak ada proses perebusan atau penambahan<br>bahan-bahan kimia. Mudahnya pembuatan pipet resam ini sangatlah efisien dan<br>meningkatkan nilai jual karena tidak mengandung bahan-bahan kimia.<br>c. Ketahanan pipet<br>Sedotan ramah lingkungan banyak jenisnya salah satunya yaitu dari bamboo dan<br>purun. Dari kedua bahan tersebut tingkat ketahanannya hanya beberapa kali pakai<br>saja, sedangkan untuk pipet resam sendiri lebih tahan lama dan awet sehingga bisa<br>digunakan berkali-kali. Tingkat ketahanan pipet resam dapat mencapai satu tahun<br>asalkan dengan penyimpanan yang baik dan benar.<br>d. Minat masyarakat<br>Banyaknya gerakan ramah lingkungan saat ini sangat membuka peluang untuk<br>mengenalkan pipet resam dan bersaing dengan pipet atau sedotan dari bahan<br>lainnya. Selain untuk pemakaian pribadi, pipet resam ini sangat cocok untuk pasar<br>restoran atau hotel yang membawa konsep ramah lingkungan dalam pelayanannya.<br>e. Modal yang tidak besar<br>Mudahnya mendapatkan bahan dan cara pembuatan pipet menjadikan biaya<br>produksi pipet resam tidaklah besar karena semua peralatannya tidak memerlukan<br>alat-alat yang sulit dicari dan mahal harganya. Modal yang diperlukan untuk<br>pembuatan pipet ini meliputi biaya produksi, biaya jasa dan pengemasan untuk<br>memastikan produk steril dan higienis.<br><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rekomendasi<\/strong><br>a. Pengemasan<br>Pengemasan produk berfungsi menjaga produk untuk tetap aman dan tidak<br>terkontaminasi dari benda apapun yang bisa merusak produk. Selain untuk<br>melindungi produk, fungsi kemasan juga sebagai strategi pemasaran sebuah<br>produk. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kemasan produk<br>adalah; menonjolkan ciri khas produk sehingga mudah dikenal oleh konsumen,<br>menyajikan informasi yang jelas mengenai produk sehingga menambah<br>kepercayaan konsumen terhadap produk, memakai desain yang menarik dan sesuai<br>agar menarik konsumen.<br>Referensi pengemasan<br>(Gambar)<br>b. Pemasaran<br>Tahapan melakukan pemasaran produk pipet resam adalah sebagai berikut:<br>i. Product<br>Pipet resam memerlukan pengonsepan yang lebih detail sebelum dipasarkan<br>kepada konsumen. Hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:<br>\u2022 Design produk<br>\u2022 Kualitas produk<br>\u2022 Merk produk<br>\u2022 Packaging produk<br>ii. Price<br>Menetapkan harga yang tepat untuk produk pipet resam dengan<br>mempertimbangkan biaya total produksi dan harga produk lain yang<br>sejenis. Tujuan penetapan harga yang sesuai adalah memaksimalkan laba<br>yang diperoleh dan memaksimalkan target pasar sehingga semakin besar<br>target pasar yang dapat dijangkau maka semakin tinggi pula volume<br>penjualan produk.<br>iii. Place<br>Saluran pemasaran dapat dilakukan dengan menitipkan di toko toko warga<br>atau di pasar desa sehingga menjangkau lebih banyak konsumen. Selain itu<br>juga untuk memperoleh tingkat awareness konsumen terhadap produk pipet<br>resam dapat dibuat profil Instagram khusus atau dicantumkan pada website<br>yang memungkinkan dijangkau banyak orang. Setelahnya dapat dipasarkan<br>melalui marketplace.<br>iv. Promotion<br>Kegiatan promosi ini membantu mengenalkan produk kepada konsumen<br>atau public. Beberapa contoh kegiatan promosi yang dapat dilakukan yaitu<br>melalui iklan, acara\/event tertentu, publisitas seperti melalui seminar,<br>workshop dll, pemasaran interaktif di website atau digital marketing,<br>pemasaran dari mulut ke mulut dan promosi penjualan melalu kupon atau<br>voucher.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PIPET RESAM Pipet resam adalah sedotan yang terbuat dari tumbuhan resam (Dicranopterislinearis syn. Gleichenia linearis) dan mulai digunakan beberapa masyarakat sebagaipengganti pipet plastic sekali pakai. Munculnya ide pembuatan pipet resam ini diinisiasioleh Sahabat Alam Sungai Upangmenurut narasumber pembuat pipet resam, pembuatanpipet ini bertujuan untuk memanfaatkan tumbuhan sebagai pengganti sedotan plastic sekalipakai untuk mengurangi sampah plastic. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2071,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[79],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2069"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2073,"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2069\/revisions\/2073"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pudingbesar.web.id\/tanah-bawah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}